You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Liburan Panjang Akses Jalan Ke Pelabuhan Kaliadem Tersendat
photo Suparni - Beritajakarta.id

Akses Jalan ke Pelabuhan Kaliadem Macet

Kendaraan terjebak macet di Jalan Muara Karang Barat, Penjaringan Jakarta Utara terutama yang akan menuju pelabuhan Kali Adem dan menuju ke arah jalan Pluit Utara.

Angkot sama odong-odong pada ngetem sembarangan bikin macet saja, sepertinya sengaja biar kita naik angkot mereka kedalam pelabuhan

"Angkot sama odong-odong pada ngetem sembarangan bikin macet saja, sepertinya sengaja biar kita naik angkot mereka kedalam pelabuhan," ujar Yeyen (32) warga Grogol Jakarta Barat, Kamis (5/5).

Akibat kemacetan tersebut ia bersama lima orang keluarganya rela turun dari mobil dan jalan kaki menuju pelabuhan Kaliadem untuk mengejar jadwal keberangkatan kapal.

Transjakarta ke Pelabuhan Kali Adem Perlu Jalur Khusus

"Tiap banyak wisatawan yang akan ke Pulau Seribu, pasti macet begini pak, banyak angkot ngetem berebut penumpang," kata Rohim, seorang tukang ojek yang biasa mangkal di sekitar jembatan Muara Angke.

Dari pantauan Beritajakarta.com, kemacetan terjadi sejak pukul 6.00 sepanjang hampir satu kilometer di Jalan Muara Karang Barat menuju terminal Muara Angke atau yang akan menuju Pelabuhan Kaliadem. Selain akibat angkot ngetem, kemacetan juga disebabkan tumpukan tanah merah disisi kanan jalan milik Dinas KPKP DKI yang akan digunakan untuk hutan Mangrove. Sehingga jalan masuk pelabuhan menjadi lebih sempit.

Tampak petugas Dishubtrans dibantu Polantas mengatur kemacetan lalu lintas disana. Kemacetan baru terurai sekitar pukul 11.00.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1195 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1182 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye971 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye949 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye859 personBudhi Firmansyah Surapati